Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 24 Sep 2025 19:36 WIB ·

Acara Ancak Agung Memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Sangat Meriah


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Suasana kota berubah semarak ketika ribuan warga tumpah ruah menyaksikan Parade Ancak Agung dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (24/9/2025).

Arak-arakan yang membawa ancak atau gunungan berisi hasil bumi itu dimulai dari depan Bank BCA Jember dan berakhir di Alun-alun Jember, menjadi tontonan sekaligus perayaan yang penuh makna religius.

Klik Gambar

Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, menuturkan bahwa parade ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Baca Juga :   Dispendukcapil dan Pemerintah Desa Pancakarya Turun Langsung Rekam e-KTP untuk Lansia

“Ancak atau gunungan yang berisi hasil bumi ini setelah didoakan bersama nantinya akan disedekahkan. Selain sebagai wujud syukur, kegiatan ini juga kami jadikan agenda tahunan yang diharapkan dapat mendukung pariwisata dan mengangkat UMKM di Jember,” ujarnya.

Parade tahun ini mencatatkan sejarah dengan berhasil menorehkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dari target 500 ancak, panitia menghadirkan 449 ancak, jumlah yang melampaui rekor sebelumnya milik Kabupaten Demak dengan 99 gunungan.

Baca Juga :   Pemerhati Lingkungan Ade Darman, M.H. Dan Eko Wibowo Gandeng Korwil MGG Catur Teguh Wiyono Beserta Pemkab Kunjungi PT Imasco Tindak Lanjuti FGD

Perwakilan MURI, Sri Widayati, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Jember yang dinilai luar biasa.

“Hasil penghitungan resmi menunjukkan 449 ancak yang diparadekan masyarakat menuju alun-alun. Jumlah ini resmi tercatat sebagai rekor dunia MURI ke-12.400, sekaligus mengukuhkan Jember sebagai pemegang parade gunungan terbanyak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa parade ini tidak hanya menampilkan keindahan budaya, tetapi juga memperlihatkan nilai religius yang mendalam. “Ancak merupakan simbol syukur atas limpahan rezeki Allah SWT. Setelah diparadekan, hasil bumi ini dibagi kepada masyarakat. Inilah kearifan lokal yang luar biasa,” imbuh Sri.

Baca Juga :   Teguhkan Pesan Persatuan dan Doa untuk Indonesia, Gus Fawait Pastikan Keamanan Natal dan Nataru.

Kemeriahan acara kian terasa saat masyarakat berebut hasil bumi dari gunungan, mulai dari buah-buahan, sayuran, hingga palawija. Suasana penuh kegembiraan dengan senyum dan tawa warga menutup perayaan akbar yang diproyeksikan menjadi agenda budaya tahunan Kabupaten Jember.(**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Ranmornya ditemukan Pemilik Sepeda Motor Sampaikan Ucapan Terima Kasih kepada Polres Bondowoso.

21 Januari 2026 - 14:36 WIB

Temu Kangen Paguyuban Wong Jonegoro (WOJO) dihadiri Dandim Bondowoso Letkol Inf Prawito 

21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Imigrasi Jember Gelar Donor Darah Peringati Hari Bakti ke-76 Tahun 2026 

20 Januari 2026 - 16:59 WIB

Brigif 9/DY/2 Kostrad Melaksanakan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M.

20 Januari 2026 - 12:56 WIB

Perkuat Disiplin dan Karakter, SDN Serut 01 Tegakkan Tata Tertib Guru dan Visi Pendidikan

20 Januari 2026 - 10:04 WIB

SMK Negeri 5 Jember memperingati Isro’mi’roj nabi Muhammad Saw Dimasjid At taqwa.

19 Januari 2026 - 23:41 WIB

Trending di Berita Nasional