Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 21 Mar 2026 22:37 WIB ·

Gus Fawait Tiadakan Open House di Pendopo dan Siapkan Skema WFH  Bukti nyata Dukung Efisiensi Energi Nasional.


Gus Fawait Tiadakan Open House di Pendopo dan Siapkan Skema WFH  Bukti nyata Dukung Efisiensi Energi Nasional. Perbesar

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – Menanggapi ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia, Bupati Jember, Gus Fawait, menginstruksikan langkah penghematan energi dan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Sebagai bentuk aksi nyata, Gus Fawait memutuskan untuk tidak menggelar acara open house di Pendopo Wahyawibawagraha pada momentum Lebaran tahun ini.

Klik Gambar

Gus Fawait menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak mentah global yang drastis memberikan tekanan besar pada beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) pemerintah pusat. Oleh karena itu, dia menilai seruan presiden untuk melakukan efisiensi harus dijawab dengan langkah konkret di daerah.

Baca Juga :   Gus Fawait Gencarkan Sosialisasi Lewat Safari Ramadan : Masyarakat Biar Paham mengakses Layanan Publik Gratis.

“Sebagai bagian dari NKRI, kita harus peka terhadap kondisi global. Ketidakstabilan di Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif. Jika konsumsi tidak dikendalikan, beban subsidi negara akan semakin membengkak,” ujar Gus Fawait saat diwawancarai di kediamannya, Ponpes Nurul Chotib, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Sabtu (21/3/2026).

Gus Fawait menegaskan bahwa langkah efisiensi ini murni dilakukan untuk menjaga stabilitas beban subsidi, bukan karena adanya kelangkaan stok BBM di wilayah Jember. Dia menjamin bahwa ketersediaan energi untuk masyarakat masih dalam kondisi aman.

Baca Juga :   Event Tahunan Gerak Jalan Tradisional (Tajemtra) di Lepas Langsung Oleh Bupati Jember Fawaid.

Meski meniadakan seremoni open house formal, Gus Fawait tetap membuka diri bagi para kader dan masyarakat yang ingin bersilaturahmi secara sederhana.

“Tahun ini tidak ada open house di pendopo. Kita kembali ke kesederhanaan. Kalau ada tamu, kami terima di pondok dengan jamuan ala kadarnya. Niat utamanya adalah mendukung gerakan efisiensi pemerintah pusat,” imbuhnya.

Baca Juga :   Desa Wonojati dilaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Selain membatasi kegiatan seremonial, Pemkab Jember melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini tengah menggodok skema kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Langkah ini diproyeksikan sebagai salah satu cara menekan penggunaan energi kendaraan dinas maupun operasional kantor.

“Kami sedang siapkan skemanya. Mungkin dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH. Dengan pengalaman saat COVID lalu, saya yakin pelayanan publik tetap prima dan tidak akan terganggu,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Ratusan Jamaah Ikuti Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Baitul Gufron Pancakarya.

21 Maret 2026 - 09:23 WIB

Warga Muhammadiyah Padomasan Melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H.

20 Maret 2026 - 17:32 WIB

Gus Fawait Instruksikan Puskesmas dan Ambulans Siaga di Titik Keramaian Antisipasi Lonjakan Wisatawan.

20 Maret 2026 - 16:40 WIB

Melalui Program Mudik-Balik Gratis 2026 Pemkab Jember Fasilitasi 516 Pemudik

19 Maret 2026 - 21:11 WIB

Gus Bupati Sahur Bareng Bersama Insan Pers : Hanya ada di Kabupaten Jember, sebagai wujud Sinergi.

18 Maret 2026 - 09:38 WIB

Gus Fawait Gencarkan Sosialisasi Lewat Safari Ramadan : Masyarakat Biar Paham mengakses Layanan Publik Gratis.

18 Maret 2026 - 09:29 WIB

Trending di Berita Nasional