Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 13 Feb 2026 20:24 WIB ·

Ikan Warga Mati, Limbah Dapur MBG Pekon Pariaman Gunung Alip Jadi Sorotan


Ikan Warga Mati, Limbah Dapur MBG Pekon Pariaman Gunung Alip Jadi Sorotan Perbesar

TANGGAMUS (GS) – Persoalan pengelolaan limbah Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kali ini, Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Pekon Pariaman, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, diduga mencemari lingkungan akibat pembuangan limbah cair yang tidak semestinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sejumlah warga sekitar mengeluhkan limbah cair dari dapur MBG yang dibuang langsung ke saluran irigasi aktif. Aliran irigasi tersebut diketahui mengalir ke kolam-kolam ikan milik warga.

Akibatnya, ikan yang berada di kolam warga mengalami kematian massal, bahkan sebagian merupakan ikan yang siap panen.

Klik Gambar

“Ikan sudah siap panen, tiap sore banyak yang ngambang mati. Penyebabnya limbah bekas cucian dari dapur MBG yang dibuang ke saluran irigasi,” keluh salah seorang warga setempat.

Baca Juga :   Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Satuan Tugas Kartu Petani Berjaya Provinsi Lampung

Pantauan di lapangan membenarkan keluhan warga. Terlihat jelas pipa paralon pembuangan limbah cair dari dapur MBG diarahkan langsung ke saluran irigasi yang berada di sisi tembok dapur. Selain itu, ditemukan pula pipa pembuangan lain yang mengarah ke saluran air di badan jalan raya.

Saat dikonfirmasi, Ade Yunus, yang mewakili pihak pengelola selaku Assistant Lapangan (Aslap), membenarkan adanya pembuangan air dari dapur MBG tersebut. Namun ia menegaskan bahwa air yang dibuang hanyalah air cucian peralatan masak.

Baca Juga :   Hari Jadi Humas Polri Ke 72, Bidhumas Polda Lampung Raih Penghargaan Pengelolaan Website TBNews Terbaik

“Itu pembuangan air cucian peralatan masak dan omprengan, bukan limbah sisa makanan. Kalau limbah sisa makanan kami bungkus plastik dan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup,” jelas Ade, Jumat (13/2/2026).

Ade juga mengakui bahwa hingga saat ini dapur MBG Pekon Pariaman belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Kalau IPAL memang belum dibuat, masih akan diproses,” ujarnya singkat.

Baca Juga :   Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Perangkat Desa Manggisan Oleh Bapak Kades Holili Berjalan Hikmat.

Sementara itu, Aldi Pramana, selaku SPPI Dapur MBG Pekon Pariaman, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan meski telah diupayakan konfirmasi.

Kasus ini menambah daftar panjang sorotan terhadap pengelolaan dapur MBG di Kabupaten Tanggamus, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar lingkungan hidup dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. (Nazir)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Nekat Layani Suntik dan Obat-obatan, Mahasiswa di Pringsewu Diduga Praktik Tanpa Izin

19 Mei 2026 - 18:58 WIB

WALHI Lampung : Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Tambahrejo Tak Bisa Dibiarkan

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Rapat Kordinasi, SMSI Tingkatkan Profesionalisme Perusahaan Media

1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Menuju Generasi Emas 2045, Babinsa Kodim 0429/Lamtim All Out Dampingi Distribusi MBG

30 April 2026 - 15:07 WIB

Distribusi SPPT PBB 2026 Dimulai, Warga Lampung Timur Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah

30 April 2026 - 14:46 WIB

Saluran Irigasi Terkubur Lumpur, Aktivitas Tambang di Tambahrejo Disorot

30 April 2026 - 14:41 WIB

Trending di Berita Terkini