Korwil Jatim Holiyadi
Jember, Gemasamudra.com – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan dari Mangli hingga Jenggawah mengalami kerusakan cukup parah. Banyaknya lubang di badan jalan tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Kondisi tersebut mendorong warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, untuk melakukan aksi swadaya dengan menutup sementara jalan berlubang yang berada di Jalan Semeru Krasak. Warga secara bergotong royong menambal lubang-lubang jalan menggunakan cor semen demi mengurangi risiko kecelakaan.
Salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, Bahrul, menyampaikan bahwa penutupan sementara dilakukan karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan.
“Jalan sementara kami tutup karena lubangnya terlalu banyak dan sangat berbahaya. Kami khawatir terjadi kecelakaan, apalagi tahun lalu di lokasi ini pernah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Bahrul.
Menurutnya, langkah tersebut terpaksa dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, mengingat curah hujan yang tinggi dapat memperparah kerusakan jalan dan menyamarkan lubang-lubang saat tergenang air.
Warga Pancakarya berharap dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen serta melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi jalan, khususnya di wilayah rawan kerusakan.
“Harapan kami, pemerintah dan dinas terkait segera menutup dan memperbaiki jalan-jalan yang berlubang, apalagi dalam sepekan ini intensitas hujan cukup tinggi,” pungkasnya.
Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat. Warga berharap ada respon cepat sebelum kembali memakan korban.(**)






