Menu

Mode Gelap

Berita Nasional · 15 Nov 2025 13:02 WIB ·

Paripurna R-APBD 2026: Fraksi DPRD Jember Tekankan Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Layanan Publik


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Korwil Jatim Holiyadi

Jember, Gemasamudra.com – DPRD Kabupaten Jember menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan APBD 2026 di Gedung Dewan pada Jumat (15/11/2025). Agenda tersebut menjadi forum bagi fraksi-fraksi untuk menilai arah kebijakan yang diajukan pemerintah daerah sekaligus menegaskan komitmen percepatan pembangunan tahun mendatang.

Rapat paripurna dihadiri Bupati Jember Gus Fawait, pimpinan beserta anggota DPRD, serta seluruh perwakilan fraksi. Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyatakan keyakinannya bahwa pembangunan Jember pada 2026 akan meningkat signifikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah eksekutif dan legislatif memiliki visi yang hampir sejalan, terutama dalam penguatan sektor pertanian, UMKM, dan pendidikan.

Klik Gambar

Sejumlah fraksi dalam pandangan umumnya memberikan apresiasi atas capaian Universal Health Coverage (UHC) Jember yang kini mendekati angka 99 persen. Selain itu, rencana pengembangan layanan Home Care di tahun 2026 turut mendapat dukungan penuh. Pemerintah pusat juga disebut mengalokasikan sekitar Rp90 miliar untuk rehabilitasi ruang kelas, menjadikan Jember sebagai daerah dengan nilai bantuan tertinggi secara nasional pada 2025.

Baca Juga :   Tinjau Pasar Murah di Pringsewu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Dikerubungi Emak-Emak

Meski demikian, beberapa catatan kritis turut disampaikan. Fraksi-fraksi menyoroti perlunya penguatan layanan kesehatan dasar, integrasi data kesehatan, serta pengendalian klaim BPJS demi menjaga kualitas pelayanan.

Di sisi pendapatan daerah, kebijakan Bupati Fawait yang tidak menaikkan pajak daerah di tengah turunnya dana transfer pusat mendapat apresiasi. Namun DPRD mendorong Pemkab untuk tetap meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan pajak, penertiban reklame, dan optimalisasi strategi teknis lainnya.

Baca Juga :   Optimalisasi UHC Jadi Kunci Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting di Jember, Strategi Gus Fawaid.

Terkait serapan APBD yang baru sekitar 50 persen, dijelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi masa transisi menjelang penetapan Perda SOTK baru. Dalam paripurna ini, seluruh pihak menegaskan pentingnya sinergi menuju kemandirian fiskal, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan sektor strategis sebagai fokus pembangunan Kabupaten Jember pada tahun 2026. (**)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Tanpa Payung Hukum Perbup, Tunjangan “Ketua Tim” di Dinkes Pringsewu Jadi Sorotan

5 Juni 2026 - 22:41 WIB

Sosialisasi Tahapan Pengisian BPD Pancakarya Periode 2027–2034 Telah Dilaksanakan

5 Juni 2026 - 20:47 WIB

Perkuat Sinergi, Bupati Tulang Bawang Puji Konsistensi Program SMSI

5 Juni 2026 - 16:35 WIB

ASN dan Staf KUA Ajung Sampaikan Ucapan Purna Tugas untuk Drs. Isnan HM, MEI

30 April 2026 - 15:16 WIB

Langkah Nyata Muspika Ajung Bahas Penanganan Genangan Jalan Semeru Bersama PU Bina Marga dan Pengairan Provinsi Jatim.

30 April 2026 - 15:09 WIB

Dalam Rangka Pengisian Anggota BPD Periode 2026- 2034 Desa Sukorambi Menggelar Musdes Sosialisasi dan Pembentukan Panitia.

29 April 2026 - 08:11 WIB

Trending di Berita Nasional