Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Nov 2025 22:36 WIB ·

Disbudpar Jatim Bersama DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit di Umbulsari, Perkuat Upaya Pelestarian Seni Daerah


Disbudpar Jatim Bersama DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit di Umbulsari, Perkuat Upaya Pelestarian Seni Daerah Perbesar

Korwil Jatim: Holiyadi

Disbudpar Jatim Bersama DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit di Umbulsari, Perkuat Upaya Pelestarian Seni Daerah

Jember, gemasamudra.com – Pelestarian seni tradisional kembali mendapat dukungan kuat melalui Pagelaran Wayang Kulit yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan DPRD Jawa Timur. Pagelaran ini berlangsung di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Jumat malam (14/11/2025), dan disambut antusias ribuan warga.

Klik Gambar

Pertunjukan yang menampilkan grup Dewa Budaya Jember dengan Dalang Andik Feri Bissono menjadi pusat perhatian. Kualitas penampilan serta kekayaan pesan moral dalam lakon yang dibawakan membuat suasana pagelaran semakin hidup dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat.

Baca Juga :   TPQ Raudlatul Hikmah Resmikan Tiga Gedung Baru, Mendapat Apresiasi Anggota DPRD Jatim H. Deni Prasetya dan PLN Jember

Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, termasuk Anggota DPRD Jatim Komisi B, H. Deni Prasetya; perwakilan Disbudpar Jatim, Adianto, S.Sn., M.M.; Anggota DPRD Jatim Drs. M. Khusnul Khuluk; H. Marsuki, S.E.; Kepala Desa Tegalwangi Andi Budi Wibowo; Ketua MWC NU Umbulsari; serta 40 undangan khusus dari unsur pemuda, tokoh agama, dan masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya dukungan terhadap upaya penguatan budaya lokal.

Baca Juga :   RUNGKAT! Aktivis Muda Curahkalong Kritik Pengangkatan Sekretariat PPS Curahkalong Yang Diduga Tidak Melibatkan Perangkat Desa

H. Deni Prasetya menuturkan bahwa wayang kulit merupakan warisan budaya penting yang memiliki nilai edukatif tinggi. Ia menekankan perlunya menjaga kelestarian kesenian tersebut agar tetap relevan bagi generasi muda.

“Wayang kulit adalah aset budaya yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Ini harus dijaga bersama dan terus dipertontonkan sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :   Umat Hindu Dan Nasrani Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

Sementara itu, Adianto dari Disbudpar Jatim menyampaikan bahwa kualitas pertunjukan wayang kulit dari Jember menunjukkan potensi besar para pelaku seni daerah.

“Seniman wayang kulit di Jember memiliki kemampuan yang kuat. Mereka perlu lebih banyak ruang untuk tampil sehingga dapat dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara,” ungkapnya.

Pagelaran ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam merawat seni tradisional sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk turut andil dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. (Tim)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Upaya Jaring Bibit-bibit Pembalap Nasional  Rosid Bersama Kades Lojejer Gelar Motor cross.

9 Februari 2026 - 13:20 WIB

UCAPAN SELAMAT HARI PERS NASIONAL 2026 KORWIL RILISFAKTA JATIM MGG JEMBER CATUR TEGUH WIYONO

7 Februari 2026 - 21:06 WIB

LPKAN RI Soroti Dana BOS SDN 1 Tegineneng, Dinilai Janggal dan Minim Transparansi

6 Februari 2026 - 21:18 WIB

Dana BOS 2025 Dipertanyakan, Kondisi SDN 1 Tegineneng Limau Memprihatinkan

6 Februari 2026 - 19:27 WIB

Guru Mengajar 40 ABK di SDN Ambulu 01 Belum Jelas Statusnya !!! 

5 Februari 2026 - 12:12 WIB

Jenazah Dosen UIN KHAS diantar langsung ke pemakaman oleh Ambulance Jenazah PMI.

2 Februari 2026 - 15:17 WIB

Trending di Daerah