Menu

Mode Gelap

Jawa Timur · 16 Jul 2025 09:18 WIB ·

Kepala Sekolah SMK Perikanan Dan Kelautan Puger Tolak Wawancara Media Terkait Perkembangan Hilangnya Siswanya Di Laut


Kepala Sekolah SMK Perikanan Dan Kelautan Puger Tolak Wawancara Media Terkait Perkembangan Hilangnya Siswanya Di Laut Perbesar

Korwil Jatim: Holiyadi

Jember, gemasamudra.com – Merasa masalah hilangnya Badrus sudah selesai, kepala sekolah SMK Perikanan dan Kelautan Puger diduga tolak wawancara media. Melansir dari pemberitaan PAK JITU.com dengan judul “Sebut Bersepakat Kepsek SMK Perikanan & Kelautan Puger Tolak Wawancara” yang terbit pada Selasa, (16/7/2025) yang isinya sebagai berikut.

Puger, Jember, PakJITU.com – Kepala Yayasan Dahrul Bihar sekaligus Kepala Sekolah SMK Perikanan dan Kelautan Puger tolak wawancara.

Klik Gambar

Penolakan itu disampaikan Kuntjoro Basuki pada Jumat 11 Juli 2025, saat diminta untuk wawancara oleh jurnalis media ini melalui nomer pribadinya setelah ia tidak dapat ditemui di kantornya yang beralamat di Jl. A. Yani, Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca Juga :   DPC HKTI Kabupaten Jember Gelar Pelantikan Pimpinan dan Pengurus PAC HKTI Kecamatan Periode 2022-2027

“Alhamdulillah sudah selesai… sudah kita laporkan ke Direktorat SMK KEMENDIKDASMEN RI… ke Gubernur via DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR.. ke Bupati Jember.. ke Kantor Desa Langkap Bangsalsari… ke Dinas Pendidikan Cabang Jember.. ke Bakorwil Jember.. ke DPR RI KOMISI IV,” Balas Kuntjoro disertai emoticon dua telapak tangan yang dirapatkan, (11/7/2025).

Tidak berputus asa, media inipun meminta untuk wawancara langsung terkait yang sudah disebutkan diatas. Wawancara tatap muka ini penting mengingat media ini juga perlu melihat dokumen-dokumen terkait yang sudah disejutkan, termasuk dokumen kontrak sekolah dengan perusahaan, dan lain sebagainya. Namun Kuntjoro yang tidak diketahui keberadaannya oleh satpam yang sedang bertugas di Sekolah tersebut waktu itu tetap menolak, dengan alasan sudah bersepakat dengan keluarga korban Badrus Soleh untuk tidak lagi memediakan permasalahan siswanya yang hilang saat PKL (magang) itu.

Baca Juga :   11Camat di kabupaten Jember dilantik Menjadi PPAT Sementara Oleh Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Jember

“Ngapunten.. ngapunten.. Mohon maaf dan maaf…. kami Lembaga Yayasan PENDIDIKAN DAN PONDOK PESANTREN DARSUL BIHAR SMK PERIKANAN DAN KELAUTAN PUGER JEMBER…. sudah komitmen janji dengan orang tua Badrus Sholeh untuk tidak memedia kan masalah Badrus Sholeh karena sudah selesai,” jawabnya lagi, masih dengan disertai emoticon dua telapak tangan dirapatkan.

Mulyadi, ayah korban Badrus Soleh saat dikonfirmasi perihal kesepakatan yang disebut oleh Kuntjoro membantah, “Bukan begitu mas, ini masalah ego, biar kami tenang dulu, soalnya Badrus nyatanya masih dalam cengkraman penguasa laut,” katanya melalui pesan singkat (15/7/2025).

Baca Juga :   Anggota PMR SMP Negeri 10 Melakukan Antraksi Pertolongan Pertama Saat Kebakaran 

Jauh hari sebelumnya (23/6/2025) Kuntjoro juga tidak dapat ditemui, satpam yang bertugas di pintu masuk SMK Perikanan dan Kelautan Puger menyebut, Kuntjoro sedang berada diluar kota. (***)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Prajurit TNI Yonif 509 Buktikan Ketangguhan Spiritual dan Semangat Kebangsaan Raih Juara II Festival sw Jatim.

18 Januari 2026 - 22:13 WIB

Tea House Wonosari Malang, Ikon Wisata Agro Milik PTPN I Regional 5

9 Januari 2026 - 17:02 WIB

Sekaligus Seminar, FEBI UIJ Teken Kerja Sama dengan Fakultas Soshum Prodi Ekonomi UNUJA.

6 Januari 2026 - 10:30 WIB

PUPUK BERSUBSIDI DISANDERA! Surat Gapoktan Dewi Sri Diduga Jadi Alat Tekanan, Petani dan Kios Desa Jombang Terancam Jadi Korban

29 Desember 2025 - 12:17 WIB

Kios Pupuk Mengatasnamakan Gapoktan di Jombang Jember Dipersoalkan, DPRD Temukan Indikasi Kepentingan Pribadi dan Intimidasi

28 Desember 2025 - 15:50 WIB

Profesional dan Berstandar K3, CV Muda Cemerlang Sukses Bangun Jalan Lingkungan Desa Kemuningsari Kidul

28 Desember 2025 - 10:29 WIB

Trending di Jawa Timur