Menu

Mode Gelap

Lampung · 12 Okt 2023 16:43 WIB ·

Skandal KPU Tulang Bawang: Aksi Kontroversial yang Mengundang Sorotan, Apakah Langkah Tegas Akan Diambil?


Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

“Kontroversi mewarnai aksi pembakaran tebu PT Sugar Group Company yang melibatkan nama KPU Tulangbawang. Meski dianggap tindakan positif, Ferry Saputra Ys dari BAIN HAM RI Lampung mempertanyakan apakah seharusnya KPU terlibat dalam hal ini. Ia menyarankan agar aksi tersebut lebih baik dilakukan secara individu tanpa membawa-bawa institusi.

TULANG BAWANG – Viralnya sebuah video di TikTok yang melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang dan Ketua KPU Reka Punata telah menimbulkan gelombang kontroversi. Sumardi, Ketua PPK, menyatakan bahwa Ketua KPU memerintahkan untuk mengambil gambar dan video ketika tebu di PT Sugar Group Company (SGC) dibakar.

Kontroversi ini mendapat respons yang beragam dari berbagai pihak, dengan netizen memberikan komentar positif dan negatif.

Klik Gambar

Ferry Saputra Ys, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi dan Investasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Lampung, memberikan kritik terhadap langkah yang diambil KPU Tulangbawang. Menurutnya, meskipun tujuan untuk mendokumentasikan aksi pembakaran tebu positif, penggunaan bendera KPU seharusnya dihindari. Menurutnya, tugas dan fungsi KPU tidak seharusnya terlibat dalam memberikan komentar atau pandangan atas suatu peristiwa.

Baca Juga :   Seru Abis! Polres Tulang Bawang Bikin Geger dengan Upacara Hari Kesaktian Pancasila

“KPU Tulangbawang seakan menjual nama KPU untuk kepentingan tertentu. Meskipun tujuannya baik karena aksi PT SGC berdampak pada debu yang mencemari rumah warga, kita harus ingat bahwa tugas dan fungsi KPU Tulangbawang bukanlah memberikan komentar. Inilah yang saya sayangkan. Mungkin akan lebih baik jika mereka tidak menggunakan bendera KPU, hanya sebagai individu,” ujarnya saat diwawancarai awak media pada Kamis (12/10/2023).

Baca Juga :   Empat Ruang Kelas SD Negeri 14 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji Direhabilitasi

Ferry juga merasa aneh dengan pernyataan ketua PPK yang tiba-tiba mengklaim bahwa aksi tersebut adalah inisiatif pribadinya. Hal ini berbeda dengan rekaman video sebelumnya di mana ia memerintahkan anggota PPS atas perintah ketua KPU Reka Punata.

“Sebelumnya, ia yakin memberikan instruksi kepada anggota PPS bahwa itu adalah atas perintah ketua KPU Reka Punata. Namun, setelah video tersebut viral di TikTok, tiba-tiba dia mengaku bahwa itu adalah inisiatif pribadinya. Jika ini sering berubah, apakah PPK sering menggunakan nama KPU dan ketua KPU di bawahnya? Jika ketua KPU merasa tidak setuju,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferry menegaskan bahwa KPU Tulangbawang harus bertindak tegas terhadap oknum yang diduga merusak citra baik KPU dan pribadi ketua KPU. Sanksi yang tegas harus diberikan agar kejadian semacam ini tidak terulang, sehingga masyarakat percaya bahwa ini adalah kesalahan individu, bukan sistem yang diciptakan oleh ketua KPU.

Baca Juga :   Hj.Winarti SE,MH,.Berharap Destinasi Wisata Potensial Dapat Berkembang Pesat

“Saya berharap KPU Tulangbawang dapat mengambil sikap tegas terhadap oknum yang menyalahgunakan wewenang ini. Hal ini penting agar citra KPU Tulangbawang tidak tercoreng. Selain itu, agar masyarakat juga tahu bahwa itu adalah tindakan salah oknum dan ada sanksi tegas yang diberlakukan secara resmi. Tanpa sanksi yang diumumkan secara resmi, saya khawatir ini akan menjadi praktik umum yang dilakukan oleh KPU Tulangbawang,” pungkasnya.(FAY)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Laporan Mandek 4 Tahun, PH Pelapor Kecam Oknum Penyidik Polresta Bandar Lampung: “Sikap Tersebut Indikasi Kuat Obstruction of Justice!”

20 Februari 2026 - 09:19 WIB

Wujudkan Generasi Berprestasi dan Religius: Siswa SDN 1 Tanjung Anom Raih Juara Tingkat Kabupaten

19 Februari 2026 - 16:56 WIB

Aroma Busuk Tiap Hari, Limbah Dapur MBG Gumukmas Pagelaran Diduga Cemari Irigasi

18 Februari 2026 - 23:15 WIB

Lara Dibawah Pohon Cokelat: Surat Terakhir Sang Penjual Gorengan untuk Buah Hati

18 Februari 2026 - 15:16 WIB

Polemik Limbah SPPG Sukanegara Memanas, Oknum DPRD Tanggamus Tantang Media Bertemu

17 Februari 2026 - 20:17 WIB

Program Gizi Tercoreng? Limbah Cair Dapur MBG SPPG Sukanegara Bulok Diduga Langgar Aturan Lingkungan

14 Februari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita Terkini