Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 28 Sep 2023 20:13 WIB ·

Amien Rais: Kedaulatan Negara dalam Sorotan


Foto : Amin Rais Saat Pidato Dalam Acara Perbesar

Foto : Amin Rais Saat Pidato Dalam Acara

Kamis, 28 September – Kabupaten Pringsewu

Amien Rais, mantan Ketua MPR RI tahun 1999-2004, mengungkapkan kekhawatirannya tentang kedaulatan negara Indonesia dalam era pemerintahan Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi.

Dalam sebuah dialog kebangsaan bertema “Membangun Kedaulatan Digital di Indonesia” di Kampus STIT Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Amien Rais dengan tegas mengatakan, “Kedaulatan negara ini tidak boleh kita gadaikan. Tidak ada presiden lain yang akan menjual negara kita. Hanya presiden nomor 7, Jokowi, yang agak membuat kita khawatir. Ada potensi negara kita digadaikan, saya sampaikan ini berdasarkan data yang saya miliki.”

Klik Gambar

Selain itu, Amien Rais juga mengaitkan masalah kedaulatan dengan pernyataan dari Soekarno, founding father Indonesia. “Jika kita tidak berhati-hati dalam menjaga kedaulatan, kita bisa berakhir seperti bangsa yang hanya dijadikan pekerja kasar,” tambahnya.

Baca Juga :   Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik Saply TH sebagai Bupati Mesuji sisa masa jabatan 2017-2022

Amien Rais juga mengkritisi peran legislatif saat ini, yang menurutnya lebih berperan sebagai mesin pengikat eksekutif daripada sebagai lembaga yang mengawasi. “Negara kita, sejak awal, adalah republik dengan mekanisme sosial demokrasi. Legislatif seharusnya menjadi pembuat undang-undang. Namun, saat ini banyak yang berpendapat bahwa legislatif lebih berperan sebagai alat eksekutif,” ujarnya.

Baca Juga :   Bupati Tuba Hadiri Musrenbang RKPD Tahun 2021

Pentingnya keadilan dalam pemerintahan juga menjadi sorotan Amien Rais. Baginya, ketidakadilan, penyisihan oposisi, dan tindakan yang memihak akan menghancurkan negara, tanpa memandang sistem politiknya. “Kita bisa memilih berbagai sistem politik, seperti monarki, Emirates, republik, atau demokrasi. Tapi yang pasti, tanpa keadilan, negara akan runtuh. Apapun bentuk pemerintahannya, mulai dari raja, kaisar, atau presiden, ketika pemerintahannya tidak adil, memihak, atau menyudutkan, maka keruntuhan sudah di depan mata,” tegasnya.

Baca Juga :   Bupati Tulang Bawang Bersama Masyarakat Kampanyekan Jamu Tradisional

Amien Rais juga memberikan peringatan tentang pemisahan peran TNI-Polri dari politik. Baginya, kedua lembaga tersebut harus tetap berfungsi sebagai alat negara, bukan sebagai alat pemerintah. “TNI dan Polri harus tetap menjadi alat negara, jangan sampai digunakan sebagai alat pemerintah. Jika presiden menarik TNI-Polri ke dalam arena politik, itu bisa berakhir buruk. Itu akan menjadi akhir dari segalanya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 245 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kepala Sekolah SMPN 1 Ajung Tegaskan Tak Jual LKS, Koperasi Hanya Fasilitasi Buku Ringkasan Materi Dan Soal Wali Murid Seharga Rp144 Ribu untuk 12 Buku

5 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Rakor Penguatan Kawasan Hutan, Pemkab Lamtim Kebut Listrik Untuk Masyarakat Register

4 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Resmi Daftar Bakal Calon, Hariyanto Siap Lanjutkan Pengabdian di Tiyuh Gunung Menanti

31 Juli 2026 - 17:43 WIB

DPD Partai Nasdem Kabupaten Jember Melaksanakan Konsolidasi internal di Hotel Bandung Permai

30 Juli 2026 - 07:08 WIB

Surveillance LAM-KPRS, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Budaya Mutu Dan Keselamatan Pasien

28 Juli 2026 - 10:47 WIB

Mengabdi Tanpa Pamrih, Mega saputra Bertekad Wujudkan Perubahan Nyata untuk kesejahteraan masyarakat

27 Juli 2026 - 19:49 WIB

Trending di Berita Terkini