TULANG BAWANG (GS) Niat mempertanyakan keberadaan proposal pengajuan bantuan untuk pondok pesantren yang ditujukan ke Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, bukannya mendapatkan kabar yang menyenangkan, malah menerima hardikan keras dan kata-kata kasar dari seorang oknum ulama yang terkenal di Kabupaten Tulangbawang yang berinisial (YT).

Hal tersebut, diungkapkan oleh pengasuh Pondok Pesantren Almunfarijah Tulung Boho, Kecamatan Menggala, Ahmad Al Habibi, saat jumpa pers dikediamannya, di jalan tiga Tulung Boho, Kampung Bujung Tenuk, Menggala, Senin (28/12/2020).

Kejadian itu, bermula ketika adanya informasi yang ada digroup Forum Pondok Pesatren (FPP) Tulang Bawang, yang dikeluarkan oleh ustadz YT, bahwa menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Tulang Bawang, Dicky Soerachman, disaat menemuinya, ada 62 pondok pesantren datanya yang telah masuk ke BAPPEDA, tapi dari 62 pondok pesatren, 21 sudah pernah mendapatkan bantuan dan ada juga yang tidak aktif, serta tidak mau menerima bantuan. Karena itu, yang berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta dari Pemkab Tulangbawang hanya 31 pondok pesantren.

Baca Juga :   PWI Meriahkan Hari Pers Nasional 2020 Kabupaten Pringsewu

Dari informasi yang ada di group FPP tersebut, Ahmad Al Habibi, mempertanyakan melalui telepon gengam kepada ustadz YT perihal keberadaan dan perkembangan proposal pondok pesantren Al-Munfarijah Tulung Boho, yang ditujukan ke Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.

”Saya hanya mempertanyakan, proposal pondok pesantren Almunfarijah Tulung Boho, ada tidak di salah satu yang ada di 31 pondok pesantren yang mendapat bantuan. Dengan nada berigas, ustadz YT menjawab dan menghardik saya, dengan mengeluarkan kata saya tidak takut sama kamu, dan kamu ini binatang, itu disaksikan oleh istri saya dan beberapa orang pengurus pondok pesantren,”ucap Ahmad Al Habibi, sambil menirukan ucapan ustadz YT.

Baca Juga :   Gubernur Arinal Ajak Masyarakat Lampung Sukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020

Dikatakan Habib, panggilannya sehari-hari, bahwa ia tidak menyangka, kalau sekelas ustadz yang terkenal, mengeluarkan kata-kata yang seharus tidak patut diucapkan oleh seorang yang menjadi panutan umat muslim di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.

”Sedangkan, saya hanya mengatakan, kalau kecewa, dengan tidak masuknya proposal pondok pesantren Al-Munfarijah Tulung Boho ke Pemkab Tulangbawang, karena ustadz YT yang ditunjuk oleh Pemkab Tulangbawang untuk menyeleksi proposal dari pondok pesantren,”ujar Habib.

Baca Juga :   Jual Durian Di Musim Hujan

Terkait dengan kata-kata kasar yang dilontarkan oleh usyadz YT, Ahmad Al Habibi, melaporkan hal ini ke Polres Tulangbawang, yang tercamtum di nomor Polisi STTLP/341/XII/2020/LPG/RESTUBA.

Penulis : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here