Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 2 Mei 2025 15:24 WIB ·

Masuk Zona Kuning, Pembangunan Rumah di Wonodadi Menuai Kontra


Masuk Zona Kuning, Pembangunan Rumah di Wonodadi Menuai Kontra Perbesar

Pringsewu| Pembangunan rumah yang berada di Dusun Wonokriyo, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menuai kontra.

Rumah yang sedang dibangun tersebut berdiri tak jauh dari kantor Polsek Gadingrejo dan diduga berdiri di atas lahan berstatus zona kuning serta berada dekat dengan saluran irigasi.

Berdasarkan pantauan media ini, bangunan tampak dalam proses pengerjaan meski belum diketahui secara pasti untuk apa rumah tersebut akan digunakan. Menurut keterangan sejumlah warga, bangunan tersebut rencananya akan disewakan sebagai kontrakan, Jumat (2/5/2025).

Klik Gambar

“Dulu sempat dengar mau dibangun masjid atau tempat usaha, tapi nggak jadi karena katanya nggak dapat izin. Sekarang dibangun juga, infonya buat disewakan kontrakan,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :   Koordinator Kios Pupuk DiKecamatan Waway Karya, Sebut Semua Kios Jual Di Atas Harga HET

Untuk diketahui, zona kuning, menurut ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), merupakan kawasan peruntukan terbatas, biasanya untuk permukiman rendah dengan pengawasan ketat terhadap jenis dan bentuk bangunan yang dibolehkan. Setiap kegiatan pembangunan di zona ini wajib mendapat izin sesuai fungsi lahan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, kedekatan bangunan dengan saluran irigasi menambah masalah lain. Berdasarkan peraturan dari Kementerian PUPR dan pemerintah daerah, area dekat saluran irigasi termasuk zona lindung terbatas yang tidak boleh dibangun secara permanen karena dapat mengganggu fungsi pengairan, menimbulkan erosi, bahkan risiko banjir.

Baca Juga :   Tak Indahkan Keputusan Dinsos Provinsi Lampung, Subowo Masih Aktif jadi Pendamping Sembako di Kecamatan Gadingrejo

Untuk itu, warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait seperti Dinas PUPR dan Satpol PP segera mengecek keabsahan bangunan tersebut dan menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran tata ruang.

“Kalau ini dibiarkan, nanti orang lain juga ikut-ikutan bangun tanpa aturan. Bisa-bisa lingkungan jadi semrawut,” ujar tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik bangunan maupun dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu terkait izin pembangunan tersebut. Warga berharap adanya transparansi serta penegakan aturan demi ketertiban tata ruang dan keamanan lingkungan. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya

Wujudkan Transparansi, BPKAD Pringsewu Teken MoU Datun dengan Kejaksaan

16 Maret 2026 - 08:32 WIB

Dakwaan Jaksa Dipersoalkan, Kuasa Hukum Dedy Dwi Setiawan Ajukan Eksepsi di Sidang Tipikor

11 Maret 2026 - 13:48 WIB

Kendalikan Harga Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Gelar Pasar Murah di Pekon Fajar Agung

10 Maret 2026 - 11:01 WIB

Inilah sosok Erna Jurnalis Bagikan Sembako Pada Insan Pers dan Kaum Dhuafa.

8 Maret 2026 - 18:12 WIB

Segitukah Perduli Wali Kota Bandar Lampung Terhadap Warga Yang Terdampak Bencana Banjir Saat Ini

7 Maret 2026 - 01:48 WIB

ORADO Tulang Bawang Gelar Rekrutmen Menuju Kejuaraan Nasional

2 Maret 2026 - 23:04 WIB

Trending di Lampung