Menu ✖

Mode Gelap

Berita Terkini · 2 Mei 2025 15:24 WIB ·

Masuk Zona Kuning, Pembangunan Rumah di Wonodadi Menuai Kontra


Masuk Zona Kuning, Pembangunan Rumah di Wonodadi Menuai Kontra Perbesar

Pringsewu| Pembangunan rumah yang berada di Dusun Wonokriyo, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menuai kontra.

Rumah yang sedang dibangun tersebut berdiri tak jauh dari kantor Polsek Gadingrejo dan diduga berdiri di atas lahan berstatus zona kuning serta berada dekat dengan saluran irigasi.

Berdasarkan pantauan media ini, bangunan tampak dalam proses pengerjaan meski belum diketahui secara pasti untuk apa rumah tersebut akan digunakan. Menurut keterangan sejumlah warga, bangunan tersebut rencananya akan disewakan sebagai kontrakan, Jumat (2/5/2025).

Klik Gambar

“Dulu sempat dengar mau dibangun masjid atau tempat usaha, tapi nggak jadi karena katanya nggak dapat izin. Sekarang dibangun juga, infonya buat disewakan kontrakan,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :   Polres Tulang Bawang Segera Menggelar Operasi Mantap Brata Krakatau 2018 Selama 397 Hari

Untuk diketahui, zona kuning, menurut ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), merupakan kawasan peruntukan terbatas, biasanya untuk permukiman rendah dengan pengawasan ketat terhadap jenis dan bentuk bangunan yang dibolehkan. Setiap kegiatan pembangunan di zona ini wajib mendapat izin sesuai fungsi lahan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, kedekatan bangunan dengan saluran irigasi menambah masalah lain. Berdasarkan peraturan dari Kementerian PUPR dan pemerintah daerah, area dekat saluran irigasi termasuk zona lindung terbatas yang tidak boleh dibangun secara permanen karena dapat mengganggu fungsi pengairan, menimbulkan erosi, bahkan risiko banjir.

Baca Juga :   Tabrak Aturan Pegawai KUA Pagelaran Terima Tunai Biaya Nikah

Untuk itu, warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait seperti Dinas PUPR dan Satpol PP segera mengecek keabsahan bangunan tersebut dan menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran tata ruang.

“Kalau ini dibiarkan, nanti orang lain juga ikut-ikutan bangun tanpa aturan. Bisa-bisa lingkungan jadi semrawut,” ujar tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik bangunan maupun dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu terkait izin pembangunan tersebut. Warga berharap adanya transparansi serta penegakan aturan demi ketertiban tata ruang dan keamanan lingkungan. (*)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Ketua P3A Mulyosari Bungkam! Proyek Irigasi APBN 2026 Ditemukan Paving Pecah di Lantai Dan Dinding Saluran

30 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua SMSI Lamtim Soroti Proyek P3-TGAI di Pasir Sakti Dan Labuhan Maringgai: Jangan Dipaksakan, Kalau Paving Pecah Wajib Diganti!

30 September 2026 - 06:57 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Kepala Bappeda Lamtim Godok Masterplan IAD, Perkuat Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan

28 September 2026 - 09:07 WIB

Ka Kwarcab Lamtim Ajak Kwaran Way Bungur Peduli Hutan Dan Karhutla

26 September 2026 - 09:51 WIB

8 Tahun, Pimred Halopaginews: Tingkatkan Kualitas Jurnalisme Dan Menjaga Independensi

25 September 2026 - 18:14 WIB

Trending di Berita Terkini