Pringsewu – (GS) – Kasus terkonfimasi positif di Bulan November ini menjadi 54 kasus, lima orang diantaranya meninggal dunia.

Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu dr. Nofly mengungkapkan penambahan lima kasus terkonfimasi positif di tanggal 30 November ini.

“Hingga hari ini, jumlah kasus Covid-19 di Pringsewu sebanyak 84 kasus. Kenaikan drastis terjadi di November ini, dengan jumlah kasus yang terjadi sebanyak 54 kasus dan lima orang diantaranya meninggal dunia,” ungkap Nofly didampingi Humas Covid-19 Samsir Kasim, Senin (30/11/2020).

Kasus pertama di tanggal 30 November ini yakni P80 (60) tahun perempuan asal Kecamatan Pagelaran. P80 pada 16 November lalu memilik keluhan yang mengarah ke Covid-19 seperti sesak, batuk dan nyeri otot.

Baca Juga :   Aneh! Bowo Sudah Diberhentikan Mendapatkan Surat Pengangkatan lagi Menjadi Pendamping Sembako

“Karena tak kunjung membaik, pada 19 November dibawa ke RS swasta dengan tambahan keluhan lemas, pusing dan mual,” kata dia.

Setelah dilakukan swab tes pada 21 dan 22 November, kondisi P80 membaik dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah. P80 dinyatakan terkonfimasi positif dari Dinkes Lampung pada 29 November.

Kemudian kasus kedua yaitu P.81 ( 32) laki-Laki, asal Kecamatan Pringaewu, merupakan karyawan swasta yang bekerja PP dari Pringsewu-Bandar Lampung.

“Pada 20 November merasakan gejala yang mengarah ke Covid dan tiga hari kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Pringsewu dengan tambahan gejala diare dan anosmia,” paparnya.

P81 dinyatakan positif Covid-19 usai melakukan swab tes pada 24 November dan hasilnya keluar pada 29 November. Saat ini P81 melakukan karantina mandiri di rumahnya.

Baca Juga :   Ini Gebrakan Yang Dilakukan Oleh Pejabat Baru Kapolres Tulang Bawang

Kasus ketiga yaitu seorang santri asal Tanggamus P82 (15) yang berdomisili di Kecamatan Pringsewu. Pada November lalu merasakan gejala Covid dan keluhan anosmia.

“P82 terkonfimasi positif pada 29 November setelah dilakukan swab tes, dan saat ini ia berada di Rumah Singgah Covid sejak melakukan swab tes pada 25 November untuk melakukan karantina,” jelas Nofly.

Selanjutnya, kasus keempat yakni P83 ( 38) perempuan dan seorang Ibu Rumah Tangga, asal Kecamatan Sukoharjo. Memiliki keluhan yang mengarah ke Covid seperti batuk, demam dan lemas pada 19 November lalu.

“Pada tanggal 22 November memeriksakan diri ke Puskesmas Sukoharjo dengan keluhan batuk, lemas dan anosmia,” tambahnya.

Baca Juga :   Desa Marga Batin Realisasikan Dana Desa 2019

Dilakukan swab tes pada 23-24 November dengan hasil terkonfimasi positif pada 29 November, dan saat ini P83 melakukan isolasi mandiri di rumah.

Terakhir yakni P84 (45) asal Kecamatan Pringsewu yang merupakan hasil tracing dari P65.

“Pada 23- 24 November dilakukan swab dan hasil terkonfirmasi pada 29 November. Saat ini P84 melakukan karantina mandiri di rumahnya,” ucap Nofly.

Diketahui, hingga saat ini ada lima kasus kematian dengan riwayat terkonfimasi positif. sebagian besar faktor usia lanjut dan penyakit penyerta.

“Hari ini kami juga mengumumkan satu kasus kematian yaitu P78 (84) tahun asal Kecamatan Pringsewu. P78 meninggak dunia pada 29 November dan telah dimakamkan sesuai dengan pemulasaraan jenazah Covid-19,” pungkasnya.

Penulis : Redaktur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here