Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 13 Feb 2024 23:08 WIB ·

Bawaslu Dalami Laporan Dugaan Money Politik Caleg DPRD Pringsewu


Bawaslu Dalami Laporan Dugaan Money Politik Caleg DPRD Pringsewu Perbesar

PRINGSEWU (GS) –  Dugaan melakukan Politik uang pada Pemilihan Umum Tahun 2024 yang melibatkan AW Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Pringsewu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Daerah Pemilihan 3 (tiga) Kecamatan Gading Rejo, yang telah resmi dilaporkan ke Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) setempat, Bandan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan terus mendalaminya.

Hal ini disampaikan Suprondi, Ketua Bawaslu Pringsewu  bahwa terkait laporan masyarakat adanya dugaan Money Politic yang melibatkan AW salah satu Caleg DPRD Pringsewu dari PDI-P masih akan dilakukan pendalaman terlebih dahulu.

Baca Juga :   Andi Hartono Kepala KSOP Panjang Teken Komitmen Budaya K3 Teknologi 4.0

“Benar, kita masih melakukan pendalaman soal adanya dugaan politik uang ini yang telah dilaporkan oleh masyarakat kepada Panwaslu Kecamatan Gadingrejo. Saat ini sedang di lakukan kajian terlebih dahulu oleh pihak Panwaslu seperti pemenuhan syarat formil dan materilnya kalau sudah mencukupi syarat bukti nanti akan dilakukan pleno, selanjutnya diserahkan ke Bawaslu  untuk di proses melalui Gakumdu,” ujar Suprondi, Selasa (13/2/24).

Klik Gambar

Lebih lanjut Suprondi juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke Panwaslu Gadingrejo terkait hal ini, kemudian syarat formilnya apa saja yang belum terpenuhi dari pelapor, kemudain meminta untuk segera melengkapi bukti-bukti lainnya dikarenakan ditentukan batas waktunya.

Baca Juga :   Terkait Penyegelan Menara Tower di Desa Panca Marga, Dinas (PM-PPTSP) Tubaba Akan Panggil Pihak PT Tower Bersama Group (TBG)

“Sesuai dengan aturan undang-undang pemilu, Bawaslu Pringsewu akan melakukan proses selanjutnya, jika memenuhi syarat formil dan meteril maka akan dilakukan proses variabel, peserta Pemilu yang terbukti melakukan politik uang bisa dikenakan pidana penjara dan denda, dan kita Bawaslu Pringsewu akan melakukan proses tindak lanjut,” timpal Suprondi.

Disisi lain, Priyono selaku pelaporan politik uang  meminta kepada Bawaslu Pringsewu agar melaksanakan tugasnya secara profesional, sebab Bawaslu dibentuk pemerintah adalah untuk melakukan pengawasan Pemilu serta memberikan sanksi tegas kepada peserta pemilu yang melakukan pelanggaran.

Baca Juga :   FMTBM Minta Polda Lampung Usut Tuntas Dugaan Korupsi Berjamaah di Tubuh DPRD

“Bawaslu dibentuk pastinya jelas tugasnya mengawasi berjalannya pemilu, serta menindak para peserta pemilu yang melakukan pelanggaran, saya berharap laporan yang saya layangkan ke Panwaslu segera diproses,” harap Priyono.(Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

Kapolres Lampung Timur Resmikan Bedah Rumah Ketiga dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

30 Juni 2026 - 16:22 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Timur Gelar Lomba E-Sport Kapolres Cup

29 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tiga Langkah Peran PLKB, Wakil Bupati Azwar Hadi: Lakukan Pencegahan Stunting Melalui Tim Pendamping Keluarga

29 Juni 2026 - 17:20 WIB

Sekda Lamtim Mengapresiasi Inisiatif Masyarakat Adat Adanya Festival Budaya Sekappung Limo Migo

29 Juni 2026 - 16:09 WIB

Panitia Pilkati Tahun 2026 Tiyuh Pulung Kencana Tubaba Secara Resmi Dilantik BPT

29 Juni 2026 - 10:16 WIB

Gabungan Organisasi Pers Lamtim Ajukan RDP Ke DPRD Soal Kebijakan Hibah

26 Juni 2026 - 16:47 WIB

Trending di Berita Terkini