Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 17 Mar 2021 10:35 WIB ·

Ahli Waris Gugat PT. HIM, PT. CLP, JTTS dan Warga,Diduga Lahan Miliknya Diserobot


Mat Al Alamin, menunjukan bukti surat lahan seluas 245 hektar Perbesar

Mat Al Alamin, menunjukan bukti surat lahan seluas 245 hektar

Gemasamudra.com

Tulang Bawang – Lahan tanah seluas 245 hektar yang diduga di serobot PT. Huma Indah Mekar (HIM), PT. Citra Lontoro Perkasa (CLP) dan digusur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), didugat.

Mat Al Alamin Keraying, yang mengaku pemilik sah lahan tersebut tidak terima lantaran lahan miliknya telah di penuhi pohon karet dan sawit, bahkan sebagian lahan miliknya itu juga digusur Jalan Tol Trans Sumatera.

“Dengan bukti-bukti surat yang kuat. Maka saya akan perjuangkan hak atas lahan tanah tersebut,” kata Mat Al Alamin didampingi Kuasa Hukum Suherman Bahar, dan Lurah Menggala Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Musoli saat meninjau lokasi batas lahan, Senin (15/3/2021).

Klik Gambar

Menurutnya, pada tahun 2013 tanah itu di serobot Bihman, warga Kampung Tua Menggala bersama saudara-saudaranya, dan masyarakat Umbul Bojong Raman, bukan saja pihak perusahaan.

Baca Juga :   Satreskrim Polres Tulang Bawang Sidak Seluruh SPBU dalam Wilayahnya Jelang Mudik Lebaran 1445 H

“Akan tetapi tidak di sangka Bihman mencoba menguasai tanah itu, sedangkan saksi dari saya adalah Minak Riyou yang mengetahui persis tanah milik saya,” jelasnya.

Ia sudah pernah mencoba berapa kali memanggil Bihman, akan tetapi tidak pernah hadir, dengan begitu ia turun kelapangan untuk memastikan kebenaran tanah itu.

Namun, sesampai di lokasi betapa kagetnya melihat tanah di penuhi pohon karet maupun pohon sawit dan digusur JTTS.

Baca Juga :   Penanaman Pohon Serentak Di Lakukan Pemkot Metro Dan Kodim 04/11 / KM

“Saya selaku ahli waris akan memperjuankan hak tanah saya, apa lagi saya memiliki silsilah dan bukti- bukti surat yang kuat,” jelasnya kepada awak media.

Sementara Lurah Menggala Selatan Musoli mengatakan, belum bisa memastikan kebenaran pemilik resmi dari lahan tersebut, akan tetapi secara kasat mata surat tanah yang dilihatkan ahli waris Mat Alamin asli.

“Untuk kebenaran surat tanah itu yang bisa membuktikan hanya uji frorensik asli atau tidak,” ucap Musoli.

Baca Juga :   Pihak Rumah Sakit Mutiara Bunda Datangi Pihak Keluarga Pasien,Hal ini Yang di Lakukannya

Dari itu, ia turun ke lokasi bersama ahli waris Mat Al Alamin karena yang bersangkutan memiliki surat tanah, sementara masyarakat Umbul Bojong Raman dan Bihman serta saudaranya tidak mempunyai satu lembar surat tanah asli yang di duga palsu.

“Seperti contoh, AHmat Saleh yang sudah pencairan di perkara 53, telah di laporkan Mat Al Alamin ke Polda Lampung,” tandasnya.

Hingga berita ini dihimpun, awak media belum berhasil meminta keterangan dari pihak perusahaan dan warga terkait masalah tersebut.(drw/red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Penegakan Hukum Dipertanyakan, Tambang Pasir Ilegal Bebas Rusak Jalan Pringsewu

16 Januari 2026 - 21:16 WIB

Para Nelayan Bagan Berharap Hasil Tangkapan Ikannya Berlimpah Agar Bisa Sejahtera

16 Januari 2026 - 20:39 WIB

Wakil Bupati Lampung Timur Kunjungi PT Upty Global Network

12 Januari 2026 - 14:57 WIB

Refleksi Ulang Tahun, Bupati Tegaskan Arah Pembangunan Tulang Bawang

8 Januari 2026 - 19:34 WIB

Di Tengah Isu Pribadi, Bupati Tegaskan Pemerintahan Tetap Berjalan Profesional

8 Januari 2026 - 19:26 WIB

Zona Ekonomi Biru Jadi Arah Baru Pembangunan Pesisir Tulang Bawang

8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Trending di Lampung