Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 9 Nov 2020 13:45 WIB ·

Kompak, Bapak dan Anak di Pringsewu Barengan Jual Sabu-sabu


Kompak, Bapak dan Anak di Pringsewu Barengan Jual Sabu-sabu Perbesar

Gemasamudra.com

PRINGSEWU – (GS) – Tak jera, baru keluar dari lapas, bapak dan anak asal Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo kembali mengendarkan sabu-sabu.

Atas perbuatan tersebut, keduanya ditangkap oleh Satreskoba Polres Pringsewu. Kedua orang tersebut yakni BAW (42) yang berperan sebagai bandar dan MGR (20) yang berperan sebagai pengedar.

Selain mengamankan bapak anak tersebut, Satnarkoba juga mengamankan tiga pelaku yang diduga sebagai pemakai yakni RN (21) residivis kasus narkoba juga, kemudian AH (19) dan MFR (21).

Klik Gambar

Kelimanya ditangkap pada hari Sabtu, 7 November lalu, di lima tempat yang berbeda-beda.

” BAW ditangkap di Pekon Bulukarto dengan barang bukti 0,21 gram sabu, plastik klip bekas pakai dan 1 unit HP. Kemudian MGR ditangkap di Pekon Bumi Ayu Kecamatan Pringsewu dengan barang bukti 0,19 gram sabu, 2 unit HP dan 1 bundel plastik klip kosong,” ujar Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK, Senin (9/11/20) siang.

Baca Juga :   Berbagi di Bulan Ramadhan, Ikatan Wartawan Online Lampung Tengah Bagikan Bantuan Sembako

Selanjutnya RN ditangkap di Pekon Tulung Agung dengan barang bukti 0,20 gram sabu, kaca pirek bekas pakai dan 1 unit HP.

Dan, untuk pelaku AH ditangkap di Pekon Bulukarto dan MFR di Pekon Sidoharjo dengan BB kaca pirek bekas pakai, plastik klip bekas pakai dan 1 unit HP.

Dikatakan boleh Khaerul, pengungkapan kasus narkoba tersebut berawal dari tertangkapnya pelaku RN yang kemudian saat dikembangkan ternyata mengaku mendapatkan sabu dari pelaku MGR.

Baca Juga :   Dualisme Pengurus Pusat, Ahmaf Fijayyudin Ketua PD IWO Pringsewu Jelaskan Kepengurusannya Belum Tergantikan

“Setelah dilakukan penangkapan, MGR mengungkapkan bahwa sabu didapat dari orang tuanya (BAW), dan selain dijual kepada RN, MGR juga menjual sabu kepada pelaku AH dan MFR,” bebernya.

Dari lima pelaku yang berhasil ditangkap, tiga diantaranya merupakan residivis kasus narkoba yang sudah menjalani vonis pengadilan di Lapas Kota Agung yaitu BAW, MGR dan RN.

“Pelaku BAW baru keluar LP bulan April 2020, MGR pada bulan Oktober 2020 dan RN bulan Februari 2020,” lanjutnya.

Saat diinterogasi, pelaku BAW mengaku menekuni bisnis narkoba karena motif ekonomi.

Baca Juga :   Gabungan Polsek Gunung Agung Dan Tulang Bawang Tengah Adakan Pengecekan Kawasan Rawan Kejahatan

“Pengakua pelaku, butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari,” ucap dia.

Saat ini, kelima pelaku telah diamankan di Mapolres Pringsewu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Untuk proses hukum selanjutnya terhadap pelaku BAW dan MGR dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 144 (1) UU RI NO 35 TH 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Sedangkan terhadap pelaku RN, MRF dan AH di jerat dengan pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis : Redaktur

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Surveillance LAM-KPRS, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Budaya Mutu Dan Keselamatan Pasien

28 Juli 2026 - 10:47 WIB

Mengabdi Tanpa Pamrih, Mega saputra Bertekad Wujudkan Perubahan Nyata untuk kesejahteraan masyarakat

27 Juli 2026 - 19:49 WIB

Korwil MGG Jember Soroti Belum Adanya Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab SPPG 1 Karangsono kepada Korban Terdampak MBG: “Empati Tidak Bisa Menunggu”

27 Juli 2026 - 12:36 WIB

Bupati Ela Focuskan Peningkatan Produksi Kakao Pada Pemasaran Modern Berorientasi Nilai Tambah

25 Juli 2026 - 00:20 WIB

Khadafi: Di Usia 25 Tahun, Demokrat Hadir Lewat Aksi Nyata Untuk Masyarakat

24 Juli 2026 - 14:27 WIB

Ketua FKWKP Soroti Laporan Advokat terhadap Wartawan : Dahulukan Mekanisme UU Pers

22 Juli 2026 - 19:27 WIB

Trending di Berita Terkini