Listen to this article

Bandar lampung – (GS) – Pelabuhan Panjang adalah salah satu pelabuhan tertua di lampung, Pada mulanya pelabuhan ini hanyalah pelabuhan kecil di Teluk Betung yang disingahi kapal-kapal motor dan perahu layar yang mengangkut hasil perikanan dan pertanian keluar daerah lampung atau sebaliknya mengangkut barang barang dari luar daerah Lampung ke daerah lampung untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Lampung dan sekitarnya.

Dengan adanya peningkatan kegiatan pada abad ke XVII oleh Pemerintah Hindia Belanda, maka dibangun pelabuhan panjang yang dikenal dengan nama “Oesthaven”.

Baca Juga :   Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Memborong Takjil yang di Jual Masyarakat

Pembangunan tahap pertama yaitu dermaga sepanjang 200 meter dengan menggunakan konstruksi caisson dengan kedalaman -7 LWS beserta satu unit gudang dengan luas kurang lebih 1000m3.

Pelabuhan panjang saat ini telah tumbuh dan berkembang menjadi pelabuhan Samudera yang melayani pelayaran antar pulau dan antar negara.

Pembangunan pelabuhan panjang dengan menambah fasilitas dan peralatan penunjang, ini terus dilakukan secara bertahap sejalan dengan tuntutan permintaan pengguna jasa serta perkembangan perdagangan internasional.
banyak Penggunaan nama Pelabuhan Panjang perlu dikaji ulang untuk menyesuaikan dan memudahkan pemaknaan nama sesuai status sebagai pelabuhan internasional.

Baca Juga :   Staf Anggota Disdukcapil TUBABA Terkena Begel Didekat Pintu Tol

Wacana penggantian nama pelabuhan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang Andi Hartono.

Menurut Andi, perubahan nama itu diperlukan untuk memudahkan pemahaman pengguna pelayanan pelabuhan tersebut di level internasional.

“Saya kadang suka susah menjelaskan kepada kapal-kapal asing yang sandar, masa iya saya sebut dengan Longport (Pelabuhan Panjang),” kata Andi Hartono kepada awak media yang hadir di kantor KSOP Kelas I Panjang, Jalan Yos Sudarso, Kamis (23-1-2020)

Dia mengusulkan mengganti nama Pelabuhan Panjang dengan menggunakan kata Lampung. “Kita kan sudah berstatus sebagai Pelabuhan Internasional, kenapa tidak pakai saja nama Lampung, misalnya Pelabuhan Teluk Lampung, kan di sini (lokasinya) memang berada di perairan Teluk Lampung,” jelasnya.

Baca Juga :   Sasaran Non Fisik KBD Tahap I, Pasi Intel Kodim Berikan Penyuluhan Bela Negara

Selain itu, tingkat pelayanan yang semakin berkualitas dan maju, menjadi salah satu alasan untuk menggunakan nama Lampung sebagai nama pelabuhan.

Penulis : Sandy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here