Listen to this article

Tulang Bawang (GS) – Dua orang buruh berinisial ES als TG (21) dan JP als JO (21), warga Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang dibekuk Kepolisian dari Sektor Penawartama.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK yang diwakili oleh Kapolsek Penawartama Iptu Timur Irawan, SH, mengatakan kedua orang buruh tersebut dibekuk oleh petugasnya hari Senin (09/03/2020), sekira pukul 12.30 WIB, di sebuah rumah kosong yang ada di Kampung Suka Bakti, Kecamatan Gedung Aji Baru.

Baca Juga :   Bila Masyarakat Cabut Gugatan PT. SGC Janjikan Rp. 200 Juta

“Ya kemarin siang, petugas kami berhasil membekuk dua orang buruh yang diduga telah melakukan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di sebuah rumah kosong,” ujar Timur, Selasa (10/03/2020).

Kedua orang buruh ini, diringkus oleh petugasnya berdasarkan informasi dari warga yang mengatakan bahwa di sebuah rumah kosong yang ada di Kampung Suka Bakti sering dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan Narkoba.

Dua terduga pelaku yang berhasil dibekuk petugas

Berbekal informasi tersebut, petugas kami langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya dan setelah dipastikan rumah kosong seperti yang dikatakan oleh warga sedang ada orang di dalamnya, petugas kami langsung melakukan penggerbekan.

Baca Juga :   Ini Nama Kampung Tertib Lalu Lintas Yang Ditunjuk Satlantas Polres Tuba Sebagai Pilot Project

“Disana, petugas kami berhasil membekuk dua orang buruh dan mengamankan barang bukti (BB) berupa dua bungkus plastik klip kecil berisi Narkoba jenis sabu dengan bruto sekira 1 gram, tiga buah kaca pirex bekas pakai  yang di dalamnya masih terdapat sisa sabu, dua buah alat hisap sabu (bong), handphone (HP) merk Nokia warna hitam, lima buah korek api gas, tiga buah sendok sabu (alat sekop) dan satu bungkus klip kecil bekas sabu,” ungkap Timur.

Baca Juga :   Warung Soto Milik Haryanti Ludes Dilahap Sijago Merah

Para terduga pelaku berikut BB selanjutnya dibawa ke Mapolsek Penawartama untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here