Menu ✖

Mode Gelap

Bandar Lampung · 30 Sep 2024 09:45 WIB ·

Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung Dilakukan Diam-Diam, Ada Apa?


Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung Dilakukan Diam-Diam, Ada Apa? Perbesar

Bandar Lampung – Pemprov Lampung melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah 34 pejabat eselon III dan IV secara diam-diam pada 20 September 2024. Pelantikan ini dilakukan tanpa informasi yang jelas dan terbuka, hingga menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat dan media. Bahkan, beberapa wartawan yang mencoba memperoleh informasi tentang nama-nama pejabat yang dilantik mengalami kesulitan akses.

Pelantikan ini ternyata memunculkan isu adanya perlindungan terhadap beberapa pejabat yang dilantik meski pangkat dan golongannya belum memenuhi syarat. Dua pejabat yang disebutkan, yaitu Hartini Permaisuri, S.Kom, dan Tji’idham Fitriallah, S.T., dilantik menjadi pejabat eselon IV meski pangkat mereka masih di golongan III/b, yang seharusnya belum memenuhi syarat untuk posisi tersebut.

Mekanisme Pelantikan Dipertanyakan

Klik Gambar

Inspektur Provinsi Lampung, Fredy, menyatakan bahwa pelantikan ini telah sesuai dengan mekanisme yang ada. Namun, informasi ini bertentangan dengan fakta bahwa pangkat dan golongan dua pejabat tersebut belum memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan eselon IV di lingkungan Pemprov Lampung. Berdasarkan aturan yang berlaku, pejabat eselon IV di Pemprov Lampung minimal harus berada di golongan III/c selama dua tahun.

Baca Juga :   Terkait Polemik Pengadaan Makan Dan Minum Di Sekretariat Dewan Tahun 2020, Pihak Inspektorat Pembantu Wilayah III Terkesan Saling Lempar Kepihak ( BPBJ ).

 

“Hartini dan Tji’idham Fitriallah, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Pendapatan dan Pajak, baru saja dilantik pada jabatan eselon IV. Namun, golongan mereka masih III/b, sementara syarat minimal di tingkat Provinsi adalah III/c,” ungkap seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Pengangkatan kedua pejabat ini diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural, yang mensyaratkan pangkat tertentu untuk menduduki jabatan eselon. Hal ini mengundang tanda tanya besar mengenai proses seleksi dan pertimbangan yang dilakukan dalam pelantikan tersebut.

Baca Juga :   Gelar Sosialisasi Pilkada 2024, KPU Pringsewu Harap Pemberitaan di Media bisa Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Keterlibatan Samsudin sebagai Pj Gubernur

Situasi ini semakin menarik ketika beredar kabar bahwa Samsudin, Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, mengusulkan rolling jabatan untuk pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemprov Lampung. Berdasarkan surat usulan nomor 800.1.3.3/3636/VI.0.4/2024 tertanggal 26 Juli 2024, Samsudin meminta evaluasi kinerja dan uji kompetensi untuk sejumlah pejabat di berbagai tingkatan.

Ketika dimintai keterangan terkait pelantikan yang dilakukan secara diam-diam, Samsudin enggan menjawab secara rinci. “Saya sudah tiga bulan menjabat, bukan satu bulan, dan evaluasi itu hal biasa. Semua jabatan perlu dievaluasi, termasuk saya sendiri,” katanya saat ditemui di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung pada 26 September 2024.

Baca Juga :   Gapensi Pringsewu Gelar Muscab ke-III, Ini Agendanya

Samsudin menambahkan bahwa proses rolling atau mutasi pejabat adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi. “Menteri aja ada rolling, apalagi eselon. Itu hal yang biasa. Evaluasi penting untuk menjaga kinerja,” tutupnya.

Spekulasi di Balik Pelantikan Diam-Diam

Keterbatasan akses informasi serta adanya dugaan ketidaksesuaian mekanisme pelantikan membuat publik bertanya-tanya tentang alasan sebenarnya di balik pelantikan ini. Beberapa pengamat menilai bahwa tindakan pelantikan secara diam-diam tersebut dilakukan untuk menghindari sorotan media dan publik yang bisa mempersoalkan legalitas pengangkatan beberapa pejabat.

Sementara itu, pelantikan ini semakin memicu perbincangan mengenai kemungkinan adanya agenda tersembunyi dalam mutasi dan pengangkatan pejabat di Pemprov Lampung, terutama dengan rencana rolling pejabat eselon II yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Tim Sepakbola Porprov Pringsewu Jalani Uji Coba Hadapi EPA Bhayangkara Presisi Lampung FC

16 September 2026 - 20:25 WIB

Trending di Berita Terkini