Gemasamudra.com – Daerah

Sidoarjo – KH Sholeh Qosim, pengasuh Pondok Pesantren Bahauddin Ngelom Sepanjang Sidoarjoy, wafat. Kiai sepuh yang juga pengurus mustasyar PWNU Jatim 2013-2018 meninggal sore hari tadi dalam kondisi sujud saat menjalankan salat magrib.

KH Sholeh Qosim Sepanjang ketika bersama Arif Afandi

Kiai Sholeh wafat pada pukul 18.00 WIB. Kiai yang wafat dalam usia 88 tahun ini merupakan pejuang NKRI dan pelaku sejarah kemerdekaan RI.

Baca Juga :   Kodim 0735/Surakarta Gelar Latnister TA. 2019

“Betul, abah wafat,” kata anak ke-2 dari 8 bersaudara singkat, Ny Muttholi’ah kepada detikcom saat dihubungi, Kamis (10/5/2018).

 

Hal senada juga diungkapkan salah satu guru MTs Bahauddin, Ummu Latifah. Wanita yang akrab dipanggil Ifa ini membenarkan jika almarhum meninggal dalam kondisi sujud saat salat magrib.

“Waktu itu ditunggu salah satu anaknya di lantai bawah. Namun hingga lama, kiai tidak turun-turun. Akhirnya dicek, rupanya masih sujud. Waktu itu dipikirnya masih salat. Ditunggu hingga lama kok ndak bangun-bangun. Setelah dibangunkan ternyata wajahnya sudah pucat,” jelas Ifa.

Baca Juga :   Musrenbang Tingkat Kecamatan Dipimpin Langsung Wakil Bupati Way Kanan 

Dari pantauan Media, para pelayat dan petakziah mulai berdatangan. Beberapa karangan bunga dari Bupati Sidoarjo Saiful Illah dan Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin juga berjejer di sekitar kawasan Ngelom.

Rencananya, kiai yang juga adik ipar KH Imron Hamzah (Alm) dimakamkan besok, Jumat (11/5/2018) usai salat Jumat di pemakaman kompleks Ngelom.
(Dbs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here