Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 16 Jul 2019 13:37 WIB ·

Ketua  KPTR Harmonis Siaga Putra Dapat Penghargaan Mentri Koprasi Tingkat Nasional


Ketua  KPTR Harmonis Siaga Putra Dapat Penghargaan Mentri Koprasi Tingkat Nasional Perbesar

Jakarta –  (GS)  – Momen Hari Koperasi Nasional merupakan kenangan manis bagi Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Raja Pemuka Manis Way Kanan. Betap-a tidak, karena di Era Revolusi Industri 4.0, Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Raja Pemuka Manis Way Kanan , Mewakili Provinsi Lampung meraih predikat Koperasi berprestasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan Kategori Koperasi Produsen terbaik tahun 2019.

 

Klik Gambar

Predikat koperasi berprestasi sebagai produsen tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Nomor 27 tanggal 5 Juli Tahun 2019. Dengan prestasi tersebut KPTR Raja Pemuka Manis dianugerahi tropi, piagam penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Syukur Alhamdulillah koperasi kita meraih penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan kategori Koperasi produsen berprestasi tahun 2019,” kata Ketua KPTR Raja Pemuka Manis , Way Kanan Harmonis Siaga Putra , S.Sos., M.Si. Sabtu (13/7/2019.

Baca Juga :   Sikap Gotong Royong Masih Melekat Dihati Masyarakat Kampung Bujung Tenuk Kagungan Dalem

Dengan telah diraihnya penghargaan tersebut, dia berharap pihaknya bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan terutama perkoperasian di provinsi Lampung. Harapan itu menurut Harmonis bukan tanpa alasan, mengingat Koperasi yang dia bina selama ini sudah memiliki persyaratan yang cukup, baik secara administrasi maupun teknis. Selain itu, KPTR Raja Pemuka Manis merupakan satu satunya Koperasi Petani Tebu di Kabupaten Way Kanan, dan sudah mendapat predikat sebagai Koperasi terbaik tingkat Nasional.

Ke depan lanjut Harmonis Siaga Putra , strategi pengembangan usaha koperasi dapat dipertajam dengan jaringan kerjasama dan keterkaitan usaha antar koperasi, bukan hanya keterkaitan organisasi tetapi pada potensi untuk dikembangkan yaitu kerjasama antar koperasi primer dengan primer, serta sekunder. Dan harapannya KPTR Raja Pemuka Manis binaannya mampu berkembang karena ini merupakan salah satu kunci keberhasilannya yakni spesialisasi kegiatan usaha koperasi.

Baca Juga :   Berbahasa, Bagian Prokompim Pemkab Mesuji Gelar Bimtek

“Dengan dimulainya era revolusi industri 4.0, tantangan baru yang dihadapi perkoperasian di Indonesia terasa semakin kompleks dan rumit termasuk KPTR Raja Pemuka Manis. Hal ini disebabkan adanya perubahan gaya hidup generasi milenial yang begitu cepat dan tidak menentu (disruptif), dan kami telah siap menghadapi tantangan tersebut,”ujarnya.

Harmonis Siaga Putra berupaya koperasi yang ia pimpin mampu beradaptasi dengan lingkungan, hal ini dilakukan agar tidak tergilas oleh adanya perubahan lingkungan. Karena koperasi era revolusi industri 4.0 juga harus mampu beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa dinamis tersebut.

Langkah awal yang akan ia lakukan dalam transformasi koperasi adalah membangun karakter kreatif dan inovatif bagi insan penggerak koperasi. Dan dalam menghadapi Revolusi Koperasi yang akan dilakukan koperasi KPTR adalah melakukan pengelolaan organisasi secara profesional dalam arti luas yaitu memilih insan koperasi yang bertanggung jawab, bermoral, beretika, bermartabat dan memiliki keahlian bidang pengelolaan koperasi serta bisnis.
Selain itu, KPTR Raja Pemuka Manis Way Kanan akan memanfaatkan teknologi informasi dalam menjalankan usaha koperasi dengan cara memahami kebutuhan dan keinginan anggota koperasi. Sehingga KPTR Raja Pemuka Manis menjadi salah satu koperasi yang kuat di era revolusi Industri 4.0.

Baca Juga :   Pembangunan Taman Anak-anak di Bangun Asal-asalan

Sebelum nya KPTR Raja Pemuka Manis yang di pimpin oleh Harmonis Siaga Putra Tahun 2018 meraih sebagai koperasi berprestasi tingkat provinsi , berdasarkan keputusan Gubernur Lampung Piagam Penghargaan.
Nomor : G/367/V.15/HK/2018, Tanggal 27 Agustus 2018.

P:(Red)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Inspeksi Klinik MMC Menggala Usai Pasien Pingsan di Depan Klinik

5 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Disebut Layani 24 Jam, Pasien Darurat Tak Mendapat Respons di Klinik Rawat Inap Terminal Menggala

4 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Limbah SPPG Babakan Jadi Sorotan, IPAL Awal Diganti, Mitra MBG Bereaksi Keras

29 September 2026 - 11:09 WIB

Tim Sepakbola Porprov Pringsewu Jalani Uji Coba Hadapi EPA Bhayangkara Presisi Lampung FC

16 September 2026 - 20:25 WIB

Trending di Berita Terkini