Listen to this article

Lampung Tengah – (GS) – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung semakin dekat. Baik calon, maupun partai politik mulai sibuk dengan semarak kegiatan, baik kampanye maupun deklarasi.

Euforia politik yang sudah menggeliat dan mulai menguras energi masyarakat untuk turut dalam semarak politik. Tidak peduli melalui white campaign ataupun black campaign, karena memang masih krisis akan definisi dan kriteria baik buruknya suatu politik dalam masyarakat.

Masyarakat mulai disibukkan dan menyibukkan diri dengan ‘memuja’ jagoannya masing-masing, bahkan mulai menularkan asumsi negatif kepada jagoan pihak lain dan mengganggap jagoannya lebih hebat.

Baca Juga :   Komisi II DPRD Tulang Bawang Sikapi Dugaan Pembangunan Perumahan Ilegal PT FNJ

Letak kebobrokan demokrasi mulai terlihat dengan adanya egoisme, menyerang lawan politik ataupun yang bukan jagoannya dengan mencari titik kelemahan dan memupuknya menjadi hoaks dan benih kebencian yang sangat subur. Sadarkah bahwa hal ini bukanlah tujuan dari demokrasi?

Terkait jelang Pilkada 2020 di Lampung Tengah, Ketua IWO Lampung Tengah, Dedi Irawan angat bicara. Menurut Dedi, semua calon bupati yang muncul di permukaan punya track record yang baik. Ini dibuktikan dari pengalaman dan prestasi yang mereka miliki.

“Dan hal ini meyakinkan saya bahwa semua bakal calon bupati cocok memimpin, meski di balik pengalaman dan prestasi para calon yg menjadi modal mereka terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :   Sagang Nainggolan Harap Musda III Nanti Mengutamakan Soliditas Partai

Dedi kemudian melanjutkan, kepada masyarakat jangan karena fanatisme pada jagoan tertentu, mencari titik lemah calon lain untuk menjatuhkan.

“Demikian sebaliknya, di sinilah tuduh menuduh dan saling menjatuhkan, serta saling curiga. Hal ini memicu retaknya persaudaraan dalam lingkup masyarakat yang seharusnya merupakan satu keluarga politik,” tambahnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan seharusnya politik bukan mencari kemenangan dengan cara saling menjatuhkan, karena kursi yg direbut bukanlah kursi kekuasaan.

Baca Juga :   Kiat Sukses Oki Dermawan Dosen Universitas Islam Negeri Lampung

“Tetapi politik sesungguhnya adalah berlari untuk menang dengan cara menyatukan semua kepentingan, bukan mencari kelemahan lawan dan memecahkan belah kepentingan bersama,” papar dia.

Untuk itu, Dedi berharap, politik sesungguhnya adalah memproses semua kepentingan menjadi kepentingan bersama.

” Bukan ajang memenangkan kepentingan sepihak.Mari berjabat tangan demi menciptakan pilkada yg santun ,aman,dan nyaman,” pungkasnya.

Penulis : Rizal
Editor : Redaktur Pelaksana

 19 total views,  1 views today

1 KOMENTAR

  1. Your comment is awaiting moderation

    Di masa pandemi corona saat ini pasti merasakan jenuh dan bosan sekali karna #dirumahaja dan ga bisa kemana-mana ? ini solusi yang tepat untuk anda dan bisa lsg buka di google,lalu search atau cari QQHARIAN Atau bisa CLICK DISINI guys.

  2. Your comment is awaiting moderation

    QQHARIAN Situs Betting Online Terbaik ,Terpercaya & Terlengkap Serta di Dukung Berbagai Provider Ternama. Dapatkan EXTRA BONUS 200% setiap kali melakukan transaksi, Bisa berulang kali dalam sehari Dan bisa Penarikan Kapan Saja. Info lebih lanjut bisa langsung CLICK DISINI Dan Hub. CS nya guys.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here