Menu ✖

Mode Gelap

Berita Indonesia ยท 20 Nov 2023 18:06 WIB ยท

Guna Menekan Angka Stunting TP-PKK Lambar Menggelar Sosialisasi dan Pembinaan di Pekon Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu


Guna Menekan Angka Stunting TP-PKK Lambar Menggelar Sosialisasi dan Pembinaan di Pekon Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu Perbesar

Lampung Barat – Gema Samudra . Guna menekan angka stunting Tim Penggerak Pemberdayaan kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi dan pembinaan kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Kebun Tebu, bertempat di Balai Pekon Tribudisyukur, Senin (20/11/2023).

Sosialisasi dan pembinaan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Barat Dra. Zelda Naturi Nukman didampingi jajaran dan turut dihadiri Camat kebun tebu Ernawati, S.E, Perwakilan dinas pemberdayaan masyarakat dan pekon (PMD), Peratin se-kecamatan kebun tebu dan ketua TP- PKK beserta anggota Kecamatan Kebun Tebu.

Sebagai bentuk keseriusan TP-PKK Kabupaten Lampung Barat dalam menekan angka stunting dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan Paket sunting berupa kacang hijau, abon, bok makanan tambahan bergizi seimbang, bibit cabe dan bibit terong, benih ikan nila.

Klik Gambar

Bantuan yang diperuntukan untuk 100 balita tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Lampung Barat kepada peratin dan perawkilan tiga balita stunting yang ada di Kebun Tebu.

Baca Juga :   BAZNAS Lambar Berikan Bantuan Biaya Pendidikan untuk 100 Santri

Dalam sampaianya, Ketua TP-PKK Lampung Barat menyampaikan alasan dilakukannya sosialisasi dan pembinaan terhadap PPK Kecamatan.

“Tujuan dilakukannya kegiatan ini sebagai salah satu langkah menekan angka stunting khususnya di Lampung Barat,” kata dia.

“Dalam hal ini kita lakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap PKK Kecamatan bukan tanpa alasan,” sambungnya.

Menurut Zelda Naturi Nukman, PKK merupakan salah satu mitra pemerintah yang berperan penting terhadap menekan angka stunting, sebab dikatakannya PKK tingkat kecamatan hingga pekon rupakan ujung tombak bagi kesehatan balita.

Baca Juga :   Rp141 Juta untuk Baju Wali Kota, Sekda Jelaskan Asal-usulnya๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

“PKK Kecamatan dan pekon ini merupakan ujung tombak terhadap kesehatan balita di Lampung Barat sebab mereka yang bersentuhan langsung di lapangan,” sebutnya.

“Saya sangat berharap kita sama-sama dapat menjalin sinergiritas guna menurunkan angka stunting, karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Lanjut Zelda, stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan psikis serangan penyakit.

Baca Juga :   Camat Sekincau Andy Chahyadi Bersyukur PMI Lampung Barat Bentuk Sibat

Meskipun berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) dalam penurunan stunting sudah cukup baik, akan tetapi kata Zelda masih dibutuhkan kerja keras dari seluruh pihak untuk mewujudkan Lampung Barat bebas stunting.

“Hal itulah yang melatarbelakangi kunjungan kerja Tim Penggerak PKK kabupaten pada hari ini yang dilaksanakan bersinergi dengan beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” tutupnya. (Kodri)

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Revitalisasi TK Permata Hati: P2SP Diduga Diisi Keluarga, Pengadaan Libatkan Kontraktor

3 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Rotasi Jabatan di Pemkab Lamtim, Sekda Lantik Kabid Perpustakaan Dan Kabid Sarpras Disdikbud

2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Swakelola atau Proyek Kontraktor? Revitalisasi TK Permata Hati Libatkan Keluarga Kepala Sekolah

2 Oktober 2026 - 13:44 WIB

DPC Madas Sedarah Gelar Unras sampaikan Aspirasi Dukung Penataan Arus Lalu Lintas dan Pedagang Pasar Tanjung

1 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Ketua P3A Mulyosari Bungkam! Proyek Irigasi APBN 2026 Ditemukan Paving Pecah di Lantai Dan Dinding Saluran

30 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua SMSI Lamtim Soroti Proyek P3-TGAI di Pasir Sakti Dan Labuhan Maringgai: Jangan Dipaksakan, Kalau Paving Pecah Wajib Diganti!

30 September 2026 - 06:57 WIB

Trending di Berita Terkini