Gemasamudra.com<span;>, KAUR — Rehabilitasi jembatan di Desa Penyandingan, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026, menuai sorotan. Pasalnya, bangunan jembatan tersebut diduga mengalami keretakan meski pekerjaan diperkirakan baru berusia sekitar tiga bulan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terlihat keretakan pada bagian dinding jembatan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan, terutama karena jembatan dibangun menggunakan anggaran Dana Desa.
Selain keretakan, saat peninjauan di lokasi juga tidak terlihat papan informasi kegiatan. Padahal, informasi mengenai pembangunan desa penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, khususnya terkait sumber anggaran, nilai pekerjaan, volume, dan waktu pelaksanaan.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Inspektorat. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk memastikan penyebab keretakan dan kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan serta spesifikasi yang ditetapkan.
Masyarakat juga berharap aparat penegak hukum (APH) dan instansi berwenang melakukan penelusuran terhadap pengelolaan kegiatan Desa Penyandingan, termasuk kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang 2023 hingga 2026, apabila memenuhi dasar untuk dilakukan pemeriksaan.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Penyandingan telah dilakukan. Saat awak media mendatangi kantor desa dan kediamannya pada Jumat, 24/09/2026, kepala desa tidak berada di tempat.
Konfirmasi kemudian dilanjutkan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari Kepala Desa Penyandingan terkait kondisi jembatan, pelaksanaan pekerjaan, maupun tidak terlihatnya papan informasi kegiatan.
Keretakan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai akibat kesalahan pekerjaan sebelum dilakukan pemeriksaan teknis. Namun, kondisi bangunan yang relatif masih baru patut menjadi perhatian dan segera diperiksa agar penggunaan Dana Desa benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Elpitat/***






