Ali Najah Customer Qnet Bantah Isu Yang Beredar

0
112

Gemasamudra.com- Lampung

Tulang Bawang Barat|beredarnya isu buruk di media massa terhadap perusahaan Qnet Ltd di kabupaten Tulangbawang Barat mengharuskan salah satu customer Qnet mendatangi narasumber yang mengaku telah di tipu oleh Oknum dan menjelaskan secara detail sistem kerja di perusahaan Qnet tersebut.

Ali Najah Dan Nara Sumber

Menurut Ali Najah salah satu Customer yang sama-sama menjalankan perusahaan Q.net tersebut,”ketika nama kita mau terdaftar kita diwajibkan untuk membeli salah satu prodak 1x di perusahaan Qnet, setelah terdaftar kita mendapatkan Hak Usaha dan prodak yang d beli. Apabila bisnis ini di kerjakan maka akan mendapatkan hasil.

Baca Juga :   Proyek Podium & Lapangan Voli Diduga Tidak Sesuai Anggaran

Kita tidak bisa berdiam diri saja menunggu hasil, karena sistem kerja di perusahaan tersebut, kita harus mencari sisi kanan dan sisi kiri,artinya kita di haruskan untuk menambah jaringan lagi, sehingga terjadi jumlah yang telah ditentukan diperusahaan ( ada penggabungan 3 kanan 3 kiri) maka customer tersebut akan mendapatkan komisi dari perusahaan Qnet.”ujarnya.

Mengenai adanya penipuan perusahaan Q.net terhadap beberapa warga di Tulangbawang Barat yang beredar di media massa, Ali pun tidak membenarkan adanya hal tersebut.

Baca Juga :   Pemda Tubaba Gelar Upacara Jelang Hari Jadinya Yang Ke 10

“perusahaan tidak pernah menipu Costumer,karena siapapun sebelum ikut gabung di perusahaan Qnet,semua cara kerja dan cara menghasilkan uang (komisi) terlebih dulu sudah di jelaskan pada saat presentase qnet.

Bukan hanya itu,perusahaan qnet juga sudah memberikan hak-hak Customer dari beberapa bulan lalu,jadi kalau ada perusahaan yang menipu, itu tidak benar!, tetapi kalau oknum yang melakukan itu saya tidak tahu, karena itu masalah pribadi,bukan perusahaan yang melakukannya.”terangnya.

Tentunya,dengan adanya pemberitaan yang beredar tersebut, Customer yang merasa menjalankan perusahaan Qnet sangat menyayangkan sekali,dan beliau pun berharap kepada salah satu media tersebut untuk mengklarifikasi ulang,
“adanya rilis yang beredar di salah satu media massa,kami sangat menyangkan sekali, kami berharap kepada media tersebut untuk mengklarifikasi ulang dan membenahi berita miring yang tidak sesuai fakta d lapangan
Sehingga tidak ada imbasnya ke masyarakat luas,”harapnya. (Rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here