Tulang Bawang, gemasamudra.com – Terkait dugaan pemukulan yang di lakukan oleh (ST) wali murid terhadap dua siswa SD 2 Gunung Sakti,Kecamatan Menggala,Kabupaten Tulang Bawang,Kanit Reskrim
Ipda Triyono Joko Wisnu mewakili Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli membenarkan adanya kasus tersebut kepada  media di ruang kerjanya,rabu,24/10/2018.

“Memang benar pada hari ini ada laporan dari orang tua wali murid korban terkait adanya pemukulan terhadap anaknya yang di lakukan oleh salah satu wali murid lainnya.
Kami pihak kepolisian akan segera melakukan tindakan kepada pelaku, namun sementara kami akan mencoba melakukan tindakan persuasif (musyawarah kekeluargaan) antara pihak korban dan terlapor.”ujar kanit Reskrim Polsek Menggala.

Baca Juga :   Ketua DPC AJOI Tuba Soroti Pengelolaan ADD Kampung Rejo Sari

Lebih jauh Kanit Reskrim itu menambahkan,
“untuk sementara pihak keluarga jangan ngambil tindakan apapun, percayakan saja kepada pihak kepolisian.”tambah Ipda Triyono Joko Wisnu,.

Saat di telusuri lebih jauh,Tindakan tersebut terjadi pada saat dua siswa-siswi sedang melangsungkan pelajaran di dalam sekolah,seperti yang di sampaikan oleh pihak keluarga korban saat di konfirmasi media,
“saat itu anak saya sedang belajar di dalam kelas, entah gak tahu kenapa anaknya nangis dan tiba-tiba melaporkan kepada orang tuanya, sehingga orang tua nya datang dan melakukan tindakan kekerasan terhadap anak saya, bahkan bukan itu saja,pelaku pun membawa senjata tajam (Golok) dan mengancam anak saya dan dewan guru yang ada di sekolah.”jelas darmadi orang tua korban.

Baca Juga :   Polres Tuba Ungkap 13 Pelaku Tindak Pidana Dalam Dua Pekan

Tak hanya itu,pihak orang tua korban sudah melakukan konfirmasi terhadap pelaku, sayangnya pelaku tersebut bersikap arogan dan enggan meminta maaf,
“sebelum kami melaporkan pelaku, kami sudah melakukan konfirmasi secara kekeluargaan,tetapi anehnya pelaku (ST) tidak menanggapi bahkan menantang kami untuk melaporkan ke pihak kepolisian, maka dari itu kami masukan laporan ke polsek menggala.”terang darmadi.

Terakhir darmadi berharap kepada pihak kepolisian untuk usut tuntas kasus tersebut,
“jika mana tidak ada etikat baik untuk meminta maaf dan berdamai kepada kami, maka kami pihak orang tua serahkan kepada pihak kepolisian untuk usut tuntas laporan kami. “harapnya.

Baca Juga :   PH Yantoni Minta Kejaksaan Cepat Mengambil Langkah

Sehingga dengan terjadinya pemukulan yang di lakukan oleh wali murid kepada dua siswa tersebut,menimbulkan dampak terhadap psikis dan mental kedua siswa tersebut, bahkan kedua siswa it enggan memasuki sekolah seperti biasanya.

Idahar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here