Bandarlampung, Gemasamudra.com – Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung, Juniardi SIP, MH menyayangkan ulah oknum TNI terindikasi membekingi Dinas Pendidikan Lampung Timur saat wartawan menyambangi dinas tersebut.

Apalagi jika benar oknum TNI beralih fungsi menjadi “scuriti” dinas. Sama halnya dengan merendahkan korps TNI sendiri.

“Jika benar ad oknum TNI yang menghalang halangi wartawan yang akan melaksanakan tugas jurnlistik, itu tidak hanya melanggar kedinasan, tapi juga merendahkan martabat korp TNI.” kata Juniardi, saat dimintai tanggapan terkait kasus wartawan di dinas pendidikan Lampung Timur, yang di Jaga TNI.

Menurut Juniardi, sangat aneh ada OPD, di Kabupaten, yang mengurusi pendidikan di Jaga TNI. “Patut di pertanyakan ngapain tentara di sana. Pemda sudh ada Pol pp, jika ganggu kamtibmas, ada Polisi,” kata juniardi.

Baca Juga :   Festival Budaya Muwaghei Diselenggarakan di Lampung Timur

Mantan Ketua komisi informasi Provinsi Lampung itu menjelaskan bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

Dengan fungsi TNI sebagai alat pertahanan negara, yang berfungsi penangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

“TNI itu penindak terhadap setiap bentuk ancaman bersenjata dri luar dan dalam dan pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan. Apakah dinas itu kegiatan disdik lmtim itu terjadi menjadi ancaman negara, kedaulatan. Ada ada saja,” jelas pemilik media online www.sinarlampung.com

Baca Juga :   Hj. Winarti SH MH, Ikuti Rakorwasda dan Sosialisasi Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Provinsi Lampung

Untuk itu, Juniardi meminta komandan TNI, baik Korem 043 Gatam, Brigif III Piabung, atau Lanal, dan Astra Kersya, melakukan evaluasi terhadap oknum dikesatuan, hingga tidak menciderai nama baik korp TNI di masyarakat,” kata alumni the future divice leader 2010 ini.

Juniardi menegaskan Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Baca Juga :   Buka Musrengbang : Gubernur, Tingkatkan SDM dan Pembangunan Menuju Lampung Berjaya

“Tugas pokok TNI dilakukan dengan operasi militer untuk perang, operasi militer selain perang, misl mengatasi gerakan separatis bersenjata, pemberontakan bersenjata, aksi terorisme, dan lain lain, kenegaraan,” pungkasnya (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here