Lampung Timur  – (GS)
Pembangunan saluran irigasi P3A di Kecamatan Pasir Sakti kabupaten  Lampung timur yang dikelola langsung oleh P3A Bapak Saiman diduga keras melakukan mark up baik dalam pekerjaan ataupun dalam upah.

Sebab pembangunan irigasi yang panjang 300 meter tersebut tidak transparan,
Pasalnya, saat dikonfirmasi beberapa tukang memberi keterangannya yang berbeda-beda kemudian dalam penyusunan batu pun hanya disusun 1 dari bawah hingga atas setelah itu ditutup dengan semen, menurut keterangan dari pada salah satu tukang pada saat wawancara.

Menurut keterangan kepala tukang Agus kepada wartawan media ini di lokasi pekerjaan sabtu, 13 Juli 2019 mengatakan, bahwa kami bekerja ini upahnya harian Pak, tapi hanya 90 ribu perhari dan masalah pekerjaan ini kami kerjakan Sesuai dengan kesepakatan karena mengingat lokasi pekerjaan kami sangat sulit untuk bekerja bisa kita lihat disini bahwa airnya tidak bisa dikeringkan terang” Agus.

Berbeda dengan keterangan salah satu tukang yang juga di wawancara saat itu juga oleh wartawan media ini bahwasanya kami bekerja Ini harian pak, tapi upahnya saya nggak tahu berapa upahnya coba tanya sama pk agus” ucap tukang.

Sementara kepala P3A Pasir Sakti Saiman saat dikonfirmasi wartawan media ini mengatakan kami bekerja sudah sesuai aturan pak dan jumlah anggaran untuk irigasi itu saya tidak tau pak, seratus berapa gitu, masalah upah itu harian apa yang dikatakan tukang itu gk benar, semua mekanisme pekerjaan ini hasil kesepakatan kami antara tukang dan PM dan masalah harga itu bukannya tidak tahu sebenarnya 125 itu dan itu harian bukan barongan karena dan itu sudah jadi kesepakatan kami” ucap Saiman, tutupnya.

Baca Juga :   Nenek Laginem Harap Bantuan pkh Seperti Lansia Lainnya

P:(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here